Apa itu harga dinamis?
Harga dinamis hotel (dynamic pricing) adalah strategi harga saat pemilik hotel menyesuaikan tarif kamar berdasarkan permintaan real-time, harga kompetitor, dan faktor pasar lainnya. Tujuannya adalah mengenakan harga tertinggi yang bersedia dibayar tamu untuk sebuah kamar pada tanggal tertentu.
Strategi ini memang bisa dilakukan secara manual, tetapi biasanya hotel menggunakan software hotel atau algoritma harga dinamis. Little Hotelier memberi hotel akses ke informasi yang dibutuhkan untuk menetapkan harga di level yang tepat, berbulan-bulan sebelumnya.
Pantau tarif kompetitor secara menyeluruh
Little Hotelier Insights menampilkan tarif kompetitor langsung Anda secara real-time, sehingga Anda bisa menetapkan tarif yang tepat untuk menarik lebih banyak tamu.
Pelajari lebih lanjutSiapa yang diuntungkan dari harga dinamis?
Jawaban singkatnya: hotel. Lebih tepatnya, hotel yang ingin mengisi kamar sekaligus memaksimalkan keuntungan.
Harga dinamis adalah istilah industri untuk praktik memaksimalkan pendapatan dari jumlah kamar yang terbatas. Jika Anda mengenakan tarif yang sama setiap hari sepanjang tahun, kamar Anda kemungkinan akan kosong saat musim sepi dan penuh saat musim ramai. Namun, pendapatan Anda saat periode puncak tidak akan sebesar yang seharusnya bisa diperoleh.
Saat permintaan tinggi, tamu bersedia membayar lebih untuk mendapatkan kamar. Saat permintaan rendah, tamu perlu ditarik dengan penawaran menarik agar memilih hotel Anda dibanding pilihan lain.
Inilah ide di balik harga dinamis. Anda memperkirakan bagaimana permintaan kamar akan berubah sepanjang tahun, lalu menetapkan tarif kamar yang sesuai dengan permintaan tersebut. Dengan begitu, Anda mendapatkan pendapatan maksimal dari setiap kamar setiap malam.
Seperti apa contoh harga dinamis? Bayangkan kamar double standar di hotel bintang empat di Manhattan. Pada 25 Desember, saat banyak warga New York pulang untuk liburan, hotel mengenakan tarif USD 800 per malam. Pada akhir Februari, saat kunjungan ke New York yang sangat dingin berada di titik terendah, hotel mungkin mengenakan USD 120 untuk kamar yang sama demi menarik segelintir wisatawan.
Bagaimana hotel menerapkan harga dinamis?
Bagaimana hotel bisa menggunakan harga dinamis untuk menyesuaikan tarif kamar dengan permintaan? Kuncinya adalah memahami permintaan, memeriksa harga kompetitor, lalu menetapkan tarif kamar Anda.
Langkah 1: Tentukan tingkatan harga
Mulailah dengan menetapkan beberapa patokan harga. Tentukan tarif berikut untuk setiap kamar:
- Harga terendah: Harga paling rendah yang mungkin Anda kenakan (bisa merugi, untuk mendorong permintaan).
- Harga awal: Harga terendah yang masih bisa Anda terima (misalnya sebagai dasar saat musim sepi).
- Harga jual: Tarif kamar standar yang Anda tetapkan dan ubah secara dinamis (setidaknya setahun sebelumnya).
- Harga keseimbangan: Tarif saat penawaran dan permintaan bertemu, sehingga Anda bisa mengisi kamar yang tersisa tanpa risiko.
- Harga batas: Titik saat pemesanan mulai melambat.
- Tarif rack: Harga tertinggi yang mungkin (diterapkan pada beberapa malam saja dalam setahun).
Untuk menetapkan harga dinamis Anda, seperti harga jual, lanjutkan ke langkah kedua.
Langkah 2: Pahami permintaan
Lihat data penjualan sebelumnya dan gunakan pengalaman Anda untuk memperkirakan perubahan permintaan sepanjang tahun. Tentukan musim ramai, musim peralihan, dan musim sepi, serta periode puncak yang lebih singkat seperti hari libur nasional, akhir pekan panjang, dan acara lokal.
Langkah 3: Periksa harga kompetitor
Gunakan teknologi untuk memantau tarif kamar kompetitor langsung Anda. Fitur Insights dari Little Hotelier memberikan gambaran yang jelas dengan menampilkan tarif kompetitor secara real-time.
Langkah 4: Tetapkan tarif kamar
Dengan tingkatan harga, tarif kompetitor, dan pemahaman tentang permintaan, Anda siap menetapkan tarif kamar. Lakukan setidaknya setahun sebelumnya.
Langkah 5: Tinjau tarif secara rutin
Jangan pernah menetapkan model harga dinamis lalu melupakannya. Sisihkan waktu setiap minggu untuk meninjau tarif dan pastikan tarif berada di level optimal.
Faktor yang memengaruhi harga dinamis hotel
Dulu, harga dinamis adalah proses yang sangat manual dan banyak mengandalkan tebakan, misalnya “ini Natal, sepertinya tamu mau membayar sekian untuk satu kamar”. Kini tidak lagi, berkat banyaknya data akurat yang bisa diakses hotel modern.
Dengan mengumpulkan dan menganalisis data terkait faktor-faktor berikut, Anda akan mendapatkan gambaran yang jauh lebih jelas tentang tarif kamar maksimal yang bisa dikenakan untuk tetap mendapatkan pemesanan sepanjang tahun.
Musim
Periode puncak tradisional, seperti liburan sekolah, hari raya, dan akhir pekan panjang, adalah peluang emas untuk memaksimalkan pendapatan dan profitabilitas hotel.
Tren okupansi sebelumnya bisa menjadi acuan penetapan tarif di masa depan. Gunakan data historis untuk memprediksi periode ramai dan sepi. Dengan memahami pola ini, Anda bisa menetapkan harga lebih awal dan punya lebih banyak waktu untuk mendapatkan pemesanan dengan tarif yang sudah dioptimalkan.
Penawaran dan permintaan
Anda akan selalu bersaing dengan penyedia akomodasi lain di sekitar Anda. Karena itu, harga dinamis Anda harus mempertimbangkan tarif kompetitor. Jika beberapa kompetitor menurunkan tarif, sebaiknya Anda menyesuaikan tarif. Hal yang sama berlaku jika kompetitor menaikkan tarif.
Dengan membandingkan harga secara rutin, Anda tidak hanya mengetahui tarif pasar untuk kamar Anda, tetapi juga memahami strategi harga dan promosi kompetitor. Pengetahuan ini bisa Anda gunakan untuk mengungguli mereka.
Pertimbangkan untuk mengaitkan harga dengan indikator permintaan real-time. Jika kamar kompetitor cepat habis pada tanggal tertentu karena tarif diskon, Anda bisa menaikkan tarif saat ketersediaan berkurang untuk mendapatkan pendapatan lebih besar.
Acara khusus
Selain periode puncak tradisional, acara lokal juga bisa meningkatkan permintaan, seperti festival, konser, konferensi industri, turnamen olahraga, dan acara komunitas lainnya.
Cari tahu acara yang akan datang lebih awal, lalu pahami perkiraan dampaknya terhadap permintaan perjalanan dengan melihat kapasitas acara dan seberapa luas promosinya.
Namun, berhati-hatilah. Tuduhan menaikkan harga secara berlebihan bisa merusak reputasi dan tidak sebanding dengan tambahan pendapatan selama acara besar. Jadi, tetapkan tarif yang wajar. Menawarkan sarapan gratis atau check-in lebih awal juga bisa membantu menarik tamu dan membenarkan tarif yang lebih tinggi.
Keuntungan menggunakan alat harga dinamis hotel
Apa saja keuntungan alat harga dinamis? Dari sekian banyak manfaat, berikut empat yang paling menarik.
Meningkatkan pemesanan dan pendapatan
Keuntungan paling jelas dari alat harga dinamis adalah peningkatan pemesanan saat musim sepi (berkat harga yang lebih rendah) dan peningkatan pendapatan saat musim ramai (berkat harga yang lebih tinggi).
Meningkatkan permintaan
Jika diterapkan dengan baik, harga dinamis akan membuat hotel Anda lebih sering penuh. Hal ini bisa menjadi alat pemasaran yang efektif untuk meningkatkan permintaan lebih jauh, karena menunjukkan bahwa Anda menawarkan pengalaman yang dicari banyak tamu.
Memahami perilaku tamu
Proses penerapan harga dinamis membantu Anda lebih memahami tamu, kompetitor, dan pasar. Wawasan ini juga bisa Anda gunakan untuk meningkatkan pengalaman tamu.
Okupansi yang lebih seimbang
Hotel yang terlalu bergantung pada periode puncak bukanlah bisnis yang sehat. Harga dinamis membantu Anda menyeimbangkan okupansi sepanjang tahun, sehingga Anda tidak perlu mengandalkan musim ramai untuk semua pendapatan.
Apa saja risiko harga dinamis?
Strategi harga dinamis tetap memiliki risiko. Berikut beberapa masalah yang perlu diketahui dan dihindari pemilik hotel:
- Pengawasan regulator: Jika tuduhan menaikkan harga secara berlebihan cukup ramai, hal ini bisa menarik perhatian regulator (tergantung hukum setempat).
- Ketidakpuasan tamu: Tarif tinggi dan perubahan harga yang sering bisa membuat tamu kecewa, terutama jika mereka menganggap harga tidak adil atau tidak konsisten. Tamu mungkin tidak kembali jika merasa tidak mendapatkan nilai yang sepadan atau tidak dihargai atas kesetiaannya.
- Perang harga: Strategi harga yang agresif bisa memicu persaingan yang tidak sehat dengan hotel di sekitar. Hal ini bisa berubah menjadi perlombaan menurunkan harga yang cepat menggerus margin keuntungan Anda.
- Terlalu bergantung pada teknologi: Anda seharusnya tidak mengalami masalah jika menggunakan alat harga dinamis yang berkualitas dengan benar. Namun, alat yang kurang berkualitas bisa merekomendasikan tarif yang terlalu rendah (kehilangan keuntungan) atau terlalu tinggi (okupansi turun).
- Kerusakan reputasi: Kesan menaikkan harga secara berlebihan saat permintaan tinggi, misalnya saat acara lokal atau keadaan darurat, bisa merusak citra Anda.
Cara memilih software harga terbaik untuk hotel Anda
Saat memilih software untuk hotel Anda, ingatlah bahwa tidak semua solusi sama.
Seperti apa software harga hotel terbaik?
Dengan Little Hotelier, Anda tidak hanya mendapatkan alat penetapan harga. Anda mendapatkan solusi pemesanan dan manajemen properti all-in-one yang dibuat khusus untuk hotel kecil dan independen. Salah satu bagian utama Little Hotelier adalah fitur Insights, yang menganalisis tarif kompetitor secara real-time untuk membantu Anda menentukan posisi harga dan mendapatkan lebih banyak pemesanan.
By Dean Elphick
Dean adalah Senior Content Marketing Specialist dari Little Hotelier, solusi perangkat lunak all-in-one yang dibangun untuk membuat kehidupan penyedia akomodasi kecil lebih mudah. Bagi Dean, menulis dan menciptakan konten merupakan kegemaran bagi kehidupan profesionalnya, yang mencakup lebih dari enam tahun di Little Hotelier. Melalui konten, Dean bertujuan untuk memberikan pendidikan, inspirasi, bantuan, dan, pada akhirnya, nilai bagi bisnis akomodasi kecil yang ingin meningkatkan cara menjalankan operasi dan menjalani hidup mereka.
Table of contents
Dewa Arsana,
Property Manager
Castaway Boutique Resort