Nutana Hotel Lombok yang terletak di Mataram menjadi salah satu opsi akomodasi terbaik, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan bisnis. Hotel ini menawarkan sejumlah layanan seperti room service dan resepsionis 24 jam.

Selain menjadi destinasi pebisnis, Nutana Hotel Lombok juga cocok bagi mereka yang mengutamakan bujet, tetapi tetap mengedepankan kenyamanan berkualitas saat beristirahat.

Menawarkan servis terbaik dengan harga yang ramah di kantong, Nutana Hotel Lombok menjadi pilihan paling tepat dengan dilengkapi fasilitas memadai dan pelayanan yang terjaga mutunya.

Properti yang sudah beroperasi sejak 2016 ini memiliki 43 kamar yang terbagi menjadi tipe twin bed dan double bed.

“Konsep kita itu city hotel dengan segmentasi condong ke arah tamu-tamu bisnis,” terang Made Adiyasa, owner dari Nutana Hotel Lombok.
Pria yang akrab disapa Dego ini menerangkan bahwa untuk menunjang para pelaku bisnis, Nutana Hotel Lombok dilengkapi dengan sejumlah sarana seperti Wi-Fi yang tersedia di seluruh area publik hingga ruang meeting.

Kewalahan update allotment

Nutana Hotel Lombok bukanlah properti yang asing akan fitur-fitur manajemen hotel semacam channel manager. Pasalnya, akomodasi ini sempat menggunakan channel manager milik sistem lain sebelum akhirnya sepenuhnya mengandalkan Little Hotelier.

Dego menuturkan, properti yang ia pegang sudah mencoba tiga hingga empat fitur channel manager dari perusahaan hotel management lainnya.
“Mayoritas dari yang kami gunakan itu sering crash. Kami terutama sangat khawatir akan pengaruhnya terhadap update allotment,” ungkapnya. “Ini mengkhawatirkan karena kami sebenarnya memakai sistem-sistem tersebut, kan, untuk pekerjaan lebih tenang, lebih mudah, dan lebih praktis.”

Hal ini, menurut Dego, adalah faktor terbesar yang membuat Nutana enggan memperpanjang kerja sama dengan penyedia hotel management system lainnya.

“Sering hang intinya sistem-sistem lama itu, terutama ketika ada reservasi walk-in. Sama sekali tidak ter-update di allotment dan hal ini sering terjadi,” tekannya.

Selain itu, dulu Dego juga merasakan kekhawatiran dari segi keamanan. Hal ini karena sebelum menggunakan Little Hotelier, ia diminta untuk menyerahkan semua kredensial untuk online travel agent (OTA) ke staf dari pihak ketiga.

Andalan untuk mengatasi occupancy tinggi 

Merasa ingin mengurangi isu terkait room allotment menggunakan sistem yang lebih smooth dengan navigasi yang mudah dipahami, Nutana Hotel Lombok beralih ke Hotel Property Management System (PMS) milik Little Hotelier.

Dego menerangkan bahwa propertinya kini menikmati manfaat dari sejumlah fitur Little Hotelier seperti channel manager hingga booking engine.

Usai mempercayakan Little Hotelier, Nutana Hotel Lombok tak lagi kewalahan perihal room allotment. Hal ini terutama berguna untuk mengatasi demand tinggi saat high season.

“Sekarang, saat average occupancy itu bisa menyentuh 70%, sejauh ini kami sama sekali tidak pernah menemukan isu-isu yang terkait allotment,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berkat Little Hotelier, kini semua reservasi kamar online secara otomatis tercatat, serta reservasi walk-in pun dapat ter-input sistem tanpa kendala.

“Kalau dengan sistem yang dahulu, kami sudah input tapi justru tidak ter-update saat kami coba save datanya,” keluh Dego.

Menurutnya, beralih ke sistem dan fitur yang ditawarkan Little Hotelier adalah keputusan yang tepat, terutama saat Lombok bersiap untuk menjadi tuan rumah dari MotoGP Mandalika pada 13-15 Oktober, yang akan menarik sejumlah besar turis dalam dan luar negeri. 

“Ini semacam ‘Lebaran’ bagi industri perhotelan lokal, di kota Mataram sendiri occupancy langsung meningkat,” sambungnya. 

Terima kasih telah mengandalkan Little Hotelier, semoga Nutana Hotel Lombok semakin maju!

By Dean Elphick

Dean adalah Senior Content Marketing Specialist dari Little Hotelier, solusi perangkat lunak all-in-one yang dibangun untuk membuat kehidupan penyedia akomodasi kecil lebih mudah. Bagi Dean, menulis dan menciptakan konten merupakan kegemaran bagi kehidupan profesionalnya, yang mencakup lebih dari enam tahun di Little Hotelier. Melalui konten, Dean bertujuan untuk memberikan pendidikan, inspirasi, bantuan, dan, pada akhirnya, nilai bagi bisnis akomodasi kecil yang ingin meningkatkan cara menjalankan operasi dan menjalani hidup mereka.