Sebagai surga bagi para backpacker, baik mancanegara maupun lokal, Yogyakarta menjadi rumah bagi begitu banyak tempat penginapan. Namun, tak ada yang dapat menyaingi kenyamanan dan kualitas pelayanan di Hubs Hostel Yogyakarta.

Terletak persis di tengah kota, hanya 10 langkah dari Tugu Yogyakarta, Hubs Hostel Yogyakarta menjadi suaka baru bagi para traveller.

Hubs Hostel mengusung konsep hostel yang modern dan fresh, dilengkapi dengan fasilitas yang menawarkan kenyamanan dan harga yang kompetitif. Akomodasi yang baru beroperasi sejak Maret 2024 ini menjunjung tinggi inklusivitas, menyambut tamu dari semua lapisan masyarakat untuk merasakan kehangatan Yogyakarta yang terkenal.

Hostel tersebut memiliki dua tipe kamar, yakni private dan dormitory, keduanya menawarkan kamar mandi pribadi dan fasilitas pelengkap.

Tak hanya menjadi tempat rehat, Hubs Hostel juga menyediakan jasa pemandu wisata, terutama bagi turis asing yang ingin membenamkan diri dalam kekayaan budaya, sejarah, dan cita rasa Yogyakarta yang mempesona.

Hubs Hostel

Pilihan tepat untuk kawal langkah awal

Sebagai akomodasi baru, Hubs Hostel Yogyakarta tak ingin memulai dengan langkah yang salah. Sejak sebelum peluncurannya, mereka memutuskan untuk mencari sejumlah vendor yang menyediakan fitur-fitur property management system (PMS).

Pencarian secara online tersebut berujung pada penemuan Little Hotelier.

“Kami mencari yang harganya kompetitif, jadi value for money paling OK. Dengan harga yang kompetitif dan presentasi yang mengesankan, akhirnya kami memutuskan untuk memilih Little Hotelier,” ungkap Hostel Supervisor di Hubs Hostel Yogyakarta, Gilang Mado.

Gilang menuturkan untuk sementara, propertinya mengandalkan dua fitur milik Little Hotelier yakni channel manager dan front desk.

“Kebetulan [akomodasi ini] proyek pertama kami jadi masih jalan dulu,” lanjutnya. “Tapi sejauh ini kedua fitur tersebut sudah sangat membantu kami.”

Hubs Hostel

Pengalaman memuaskan, tangkis hambatan

Gilang mengaku bahwa Little Hotelier membantu Hubs Hostel Yogyakarta, terutama terkait efisiensi kerja. Hal ini penting mengingat sejak bulan pertamanya beroperasi, Hubs Hostel Yogyakarta sudah membuka pintu bagi banyak tamu, 70% di antaranya merupakan turis asing.

“Membantu lebih efisien manage online reservation kami, karena kami juga terkoneksi dengan banyak OTA (online travel agent). Selain itu, UI dan UX dari Little Hotelier itu sangat enak dipakai,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia pun mengaku operasional harian Hubs Hostel Yogyakarta tertolong berkat mengandalkan Little Hotelier. Menurutnya, Little Hotelier sangat membantu dalam hal mengelola segala urusan dengan lancar.

“Jadi lebih seamless experience-nya, tidak repot pindah-pindah untuk mengurus booking,” sambungnya. “Ada reservasi ini-itu langsung terkoneksi dengan lancar, ini menghindari error juga.”

Sebagai pengelola akomodasi baru, Gilang paham betul pentingnya mengakrabkan diri dengan fitur penyokong yang ditawarkan Little Hotelier.

Baginya bukan hal sulit, terutama karena tim Little Hotelier turut membantu Gilang dan timnya dalam menavigasi aplikasi melalui proses onboarding.

“Saya dan tim yang ikut training saat itu merasa sangat mudah untuk mengikuti. Penjelasannya tidak ribet dan cukup mudah untuk dipahami. Itu sangat membantu kami juga waktu di awal-awal,” tutupnya.

Little Hotelier merasa terhormat menjadi satu-satunya solusi bagi Hubs Hostel Yogyakarta!

By Dean Elphick

Dean adalah Senior Content Marketing Specialist dari Little Hotelier, solusi perangkat lunak all-in-one yang dibangun untuk membuat kehidupan penyedia akomodasi kecil lebih mudah. Bagi Dean, menulis dan menciptakan konten merupakan kegemaran bagi kehidupan profesionalnya, yang mencakup lebih dari enam tahun di Little Hotelier. Melalui konten, Dean bertujuan untuk memberikan pendidikan, inspirasi, bantuan, dan, pada akhirnya, nilai bagi bisnis akomodasi kecil yang ingin meningkatkan cara menjalankan operasi dan menjalani hidup mereka.